Jingga

 

Ku seruput lagi pekat hitamnya caffein
Mereka yang tak terlihat membelai penutup tubuh pepohonan
Sayup – sayup belaian fajar memudar hilang
Tak kan lama lagi akan menjelang

Langit yang terbias biru perlahan menghilang
Sudah sejak sejam tadi aku memandang
Ku hisap senti demi senti, batang demi batang
Sungguh nikmat caffein dan nikotin disantap bersamaan

Lihat! senja akhirnya datang
Sungguh indah jingga terpampang sepanjang garis cakrawala
Sejam berlalu, jingga berganti hitam berseri bintang

Iklan