Prompt #16: Kisah dari Balik Jendela

“Terimakasih untuk kalian yang mempercayakan posisi ini kepada saya, terimakasih saya akan mengabdi kepada rakyat dan menepati janji – janji kampanye saya.”

Tepuk tangan yang meriah pecah, seluruh rakyat yang hadir bergembira menyambut rezim pemerinthan yang baru, setelah bertahun – tahun sengsara akibat kediktatoran rezim lama.

Duaaarrrr suara ledakan pecah, suara ledakan ditengah kerumunan tubuh manusia berterbangan dan kemudian berserakan bercucuran darah, anak – anak tak berdosa mati kehilangan tangan bahkan tak berkepala, tangis mengaung seorang ibu mencari anaknya, dan presiden baru terpilih juga mengalami luka yang cukup parah dan telah diamankan petugas.

***

“Terimakasih kepada kalian semua yang telah hadir disini mendukung saya.”

Semua meledak difikiran ku, setelah mendengar pidatonya aku yang sejak tadi berada di balik jendela gedung seberang membatalkan niat menekan tombol remote pemicu bom yang kubungkus dalam sebuah plastik yang kutinggalkan di kerumunan massa tadi.

Iklan

33 thoughts on “Prompt #16: Kisah dari Balik Jendela

  1. Saya suka nih!
    Rupanya ledakan itu adalah imajinasinya.
    Makin kesini para anggota MFF makin berkembang nih inovasi idenya 🙂

  2. idenya oke dek. coba di bagian ke dua itu begini:
    ‘aku mengerjapkan mata. masih kulihat presiden baru itu bicara. ledakan itu hanya ada di kepalaku. kuurungkan niat. dst dst’

  3. maksudnya paragraf yg pertama dan kedua itu si aku hanya membayangkan saja andai dia meledakkan bom, di paragraf berikutnya, dia mengurungkan niat.

    begitu kan maksudnya?
    agak membingungkan sih memang. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s