Papan Arwah

ccd912a82a152209615b4fab427ff9c9-jpgSemua pasti sudah tahu yang nama nya jelangkung mungkin sudah ada yang pernah memainkannya?saya sendiri pernah waktu SD yah sedikit lebay mungkin karena ada sedikit keanehan sehingga dilebih lebihkan wuuuuu selalu berbau mistis, saya kadang berfikir kenapa di negeri kita ini pasti cerita yang berbau mistis akan sangat laku untuk dijual apa lagi film horor di klaim sangat menjual meskipun saat ditoton hanya akan mengocok perut dan yahh dalam tanda kutip lah hhehehe you know lahh..

oke balik lagi ke masalah mas jelangkung ini nah kemarin saya nonton acara mitos di kompas tv dimana membahas yang namanya papan arwah, mungkin sebagaian pembaca sudah pernah mendengar papan arwah ini mari kita ulas apa itu papan arwah ini.

Papan arwah atau juga dikenal dengan ouija board yang bisa dipakai sebagai media kita berkomunikasi dengan arwah ini, konon ditemukan pertama kali di Cina pada tahun 1100 SM. Tapi baru dipopulerkan dan dijual pada tahun 1890-an, oleh Elijah Bond dan Charles Kennard. Papan ini bertuliskan huruf – huruf dari a-z, angka dari 0-9 dan kata yes no.

Cara menggunakan papan ini dibilang cukup standar bagi para spiritualis. Dengan masing orang yang hadir memegang penunjuk, (biasanya cukup satu jari saja) dan medium jg melakukan hal yang sama, maka arwah dipanggil dan akan “masuk” kepada medium. Medium dalam hal ini bisa berarti manusia (pemanggil arwah). Selanjutnya penanya akan menanyakan pertanyaan, dan penunjuk, yang dipegangi bersama2 tadi akan bergerak sendiri untuk menunjukkan angka atau huruf yang berkaitan dengan jawaban yang diberikan oleh sang arwah.

Banyak sekali kritik yang ditujukan kepada pengguna papan ouija ini. Salah satunya adalah bahwa dengan mata terbuka, si pengguna akan dapat mengarahkan penunjuk kearah mana dia ingin berbicara. Hal ini segera dibantah oleh para spiritualis. Para spiritualis percaya bahwa papan Ouija ini bisa dipakai untuk melakukan kontak langsung dengan dunia arwah, dan mereka merasa bahwa dengan menutup mata para medium, maka kemampuan komunikasi arwah akan berkurang jauh. Hal ini didasarkan bahwa roh yang ingin berbicara kepada para pengguna papan, menggunakan mata para medium untuk membantu mereka menunjukkan huruf atau angka mana yang ingin ditunjukkan. Oleh karena ini, beberapa orang percaya juga, bahwa papan ini tidak memiliki kekuatan, dan kekuatan sebenarnya berada di tangan medium yang mampu berkomunikasi dengan dunia arwah.

bahkan di Jepang ada sebuah budaya dimana pemanggilan roh ini tidak hanya menjadi budaya bahkan telah menjadi daya tarik tersendiri bagi turis, yah begitu lah jepang memiliki kekayaan budaya dan negara kita Indonesia juga memiliki keragaman budaya yang melimpah.

do and don’t dalam memainkan permainan ini jangan memainkan nya di kuburan karena disana terdapat banyak sekali arwah yang mana papan arwah ini hanya cukup menampung sampai tujuh arwah saja,di anjurkan untuk bermain permainan ini dengan orang yang berpengalaman karena permainan ini juga sangat beresiko sebagai contoh ada beberapa kasus, Anda menemui roh ‘nakal’. Dia tidak mau pergi. Maka, Anda sendirilah yang harus menggerakkan kayu penunjuk ke kata ‘selamat tinggal’ sambil mengucapkan dengan keras dan tegas, “Selamat tinggal. Pergi!” Kemudian angkat jari-jari Anda dari kayu penunjuk itu. Bila merasa belum aman, tutuplah papan ouija dengan sedikit bantingan atau bawa papan ouija menembus api lilin. Hati-hati, jangan sampai terbakar!

Disarankan, penggunaan papan ouija tidak lebih dari satu jam dan dua kali dalam seminggu. Terlalu lama bermain papan ouija akan membuat letih Anda dan juga roh tersebut. Hal ini akan berbahaya. Isilah tubuh Anda dengan makan atau minum sesuatu agar Anda ‘kembali bersentuhan’ dengan benda-benda nyata duniawi.

sekian semoga bermanfaat bagi semua..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s